Ayo Kita ke Mana!

AYO KITA KE MANA!

 

Ayo kita ke mana! Katanya BBM naik tapi pom bensin kok makin banyak aja. Dan amboy.. itu motor kok makin marak aja dijual bak pisang goreng, ditendai di pinggir jalan di tengah ramai kampanye lingkungan hidup. Dan saat lingkungan hidup berbanding lurus dengan sarana publik, kok Taman Dago 34 diklaim Taman Flexi. Ayo kita ke mana!

Katanya rokok menyebabkan kanker paru-paru, impotensi, dan gangguan kehamilan dan jantung, tapi milyaran batang rokok diproduksi dan dikonsumsi manusia seluruh dunia setiap pagi. Katanya mari berantas pornografi dan pornoaksi, tapi tabloid mesum kok makin marak dan mudah dibeli bahkan oleh anak-anak SD, jua lihat itu penari latar dangdutan yang bodies all i see, hingga remaja belajar ciuman yang disinetronkan. Ayo kita ke mana!

Katanya berantas teroris tapi kenapa Amerika yang hobi perang kok dibiarkan langlangi buana kita. Katanya mari perhatikan pendidikan anak-anak kita tapi kok biayanya makin melambung aja. Katanya mari hidup bersahaja dan prihatin di zaman sulit ini tapi kenapa pak menteri yang mobilnya puluhan kok masih aja minta naik gaji. Katanya akses layanan sosial dipermudah tapi kok mentok jargon ‘kalo bisa dipersulit kenapa dipermudah’. Ayo kita ke mana!

Katanya media independen tapi kok nyerang ke sana ke mari, takut sama ini sama itu, parno lirik kiri kanan, ga jalan lurus dan akhirnya kejerembab. Brukkk! YuHuu! Katanya nasionalis tapi berlevis, bercoca cola, dan bermarlboro. Katanya patriotisme tapi kurikulum ga pernah ramah sama potensi anak. Semua pukul rata, yang low adalah si bodoh. Hebat nian! Katanya mari lestarikan budaya tradisional tapi kok bentuknya direduksi di sana sini menurut kepentingan wisatawan. Ayo kita kemana!

Katanya demokrasi tapi beda kentut dikit aja diprotes habis-habisan terus dibungkam bahkan dibom diluluhlantakkan. Katanya mari perhatikan petani kok masih aja ngimpor beras. Katanya tegakkan hukum kok koruptor bebas merdeka sih. Katanya merdeka kok masih dicurigai sih. Katanya dicurigai kok disuburkan sih. Katanya disuburkan kok setelah tumbuh banyak dibantai abis sih. Katanya dibantai abis kk disisain sih. Katanya disisain kok ngggak ada sih. Katanya ada kok nggak ada sih. Ayo kita ke mana!

Katanya mari berantas AIDS tapi kok ngelegalin seks bebas dengan bagi-bagiin kondom dan ngesahin injecting drugs dengan ngasi-ngasiin jarum gratis. Katanya berantas premansime, tapi di pos-pos pelayanan sosial dari layanan akte lahir, KTP, KTM, SIM, STNK, SKKB, dll., jutaan calo (berseragam dan tidak) menyeringai “duit siap semua beres”. Ayo kita ke mana!

Katanya khotbah tapi kok isinya gak nyejukkin hati malah kayak manas-manasin mempovokasi. Katanya berantas korupsi tapi yang ngebrantas malah terima suap. Katanya kampanye pelestraian penyu tapi kok di Bundaran HI. Katanya seni kok mesum. Katanya mesum kok legal. Katanya legal kok deg-degan. Katanya deg-degan kok dijalani juga. Katanya dijalanin, kok gantel gituh. Ah, kamu mah! Ayo kita ke mana!

Katanya berani beda, kok pada sama sih. Katanya sama, kok gak mau di samain sih. Katanya ke mana, kok nggak ke mana-mana sih.

Ayo kita ke mana!!! Kaleuuuummm..

Aahhh… instanlah hirup mah… babari! Tong rea nanya!

Maka instanlah hidup kita.. Serba cepat, serba cepat, serba cepat… Saking cepat kita sepertinya lupa gimana merenung dan syukuri hari ini.. Cepat, cepat, cepat!

Ayo Kita Kemana!!! Kaleuuuuuummmmm……http://kimun666.multiply.com//kimsyalalala…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: